Kisruh Golkar Langkat.

Kisruh Golkar Langkat :

Sudah Dicopot, Basyir Tetap Mengaku Ketua

Darwis >> Langkat

Kisruh kepengurusan ditubuh partai Golkar Langkat yang terus bergulir sejak beberapa bulan terahir ini, dimana munculnya dua kubu kepengurusan yakni kepengurusan versi H. Syarifuddin Basyir dan H. Eswin Soekardja SE yang ditunjuk oleh DPD-PG Sumut sebagai ketua DPD-PG Kabupaten Langkat mengantikan H. Syarifuddin Basyir yang dinilai membangkang terus berlanjut.

Walau selama ini H Eswin Soekardja SE tampak bersabar menyikapi seteru yang terjadi, ahirnya ia bereaksi juga dengan statemen-statemen yang diucapkan oleh Syafruddin Basyir yang masih mengaku sebagai pengurus yang syah di DPD-PG Langkat. Untuk itu Eswin menegaskan kalau Syafruddin Basyir dan Hasanuddin Nano, sudah dicopot oleh DPD PG Sumut dari jabatannya selaku Ketua dan Sekretaris DPD PG Langkat.

“Keduanya sudah dicopot dari jabatannya di DPD PG Langkat. Kalau mereka tetap mengaku sebagai pengurus, itu berarti liar,” tegas H Eswin Soekardja SE, Ketua DPD PG Langkat yang diakui kaeabsahannya oleh DPD PG Sumut maupun DPP PG kepada Wartawan di Stabat, kemarin. Penegasan itu disampaikan Eswin menanggapi Syafruddin Basyir, yang beberapa hari lalu menuding DPD PG Langkat di bawah komandoi Eswin merupakan Golkar liar.

Syafruddin Basyir dan Hasanuddin Nano, kata Eswin, dicopot dari jabatannya selaku Ketua dan Skretaris DPD PG Langkat karena keduanya melakukan pembangkangan terhadap kebijakan partai. Sekarang, kata Eswin kepada Wartawan di Sekretariat Penjaringan Balon Bupati di Jalan KH Z Arifin Stabat, Ketua DPD PG Langkat sesuai SK DPD PG Sumut ditandatangai Ketua HM Ali Umri SH MKn, dan Sekretaris Drs HA Azis Angkat M SP, adalah dirinya.

SK dengan nomor KP:204/GK-SU/V/2008 tertanggal 31 Mei 2008 itu menegaskan tentang komposisi dan personalia DPD PG Kabupaten Langkat masa bakti 2004-2009 (hasil Muslub PG Langkat). Kalau Syafruddin Basyir dan Hasanuddin Nano mengaku sebagai Ketua dan Sekretaris DPD PG Langkat, lanjutnya, apa mereka punya SK. Sebab, setiap orang ditunjuk untuk melaksanakan tugas, di manapun orang itu bertugas, pasti ada surat penugasannya.

Kalau tidak ada berarti liar. Sementara itu dalam kaitan yang sama Ketua Bidang OKK DPD PG Langkat M Irian Nasution juga menguatkan penegasan Eswin. Anggota DPRD Langkat itu malah menunjukkan surat teguran yang baru saja dikeluarkan oleh DPD PG Sumut untuk Syafruddin Basyir dan Hasanuddin Nano. Surat teguran tertanggal 23 Juni 2008 ditandatangani Ketua HM Ali Umri SH MKn, dan Sekretaris Drs H A Azis Angkat MSP itu meminta agar Syafruddin Basyir dan Hasanuddin Nano tidak lagi melakukan kegiatan yang mengatasnamakan DPD PG Langkat.

“Kami harapkan saudara (Syafruddin Basyir dan Hasanuddin Nano) menghargai keputusan DPP PG dan keputusan Musdalub PG Langkat,” demikian antara lain tegas surat teguran itu.

Menurut Irian, belum lama ini Syafruddin Basyir dan Hasanuddin Nano mengeluarkan surat dengan mengatasnamakan pengurus DPD PG Langkat.

Padahal sesuai Keputusan DPD PG Sumut No; KEP-119/GK-SU/V/2007 tanggal 25 Mei 2007, Syafruddin Basyir telah diberhentikan dari jabatannya selaku Ketua PG Langkat periode 2004-2009. Sedangkan Hasanuddin Nano diberhentikan dari jabatannya selaku Sekretaris DPD PG Langkat periode 2004-2009 sesuai Keputusan DPD PG Sumut melalui sura No: KEP-155/GK-SU/XII/2007 tanggal 18 Desember 2007. “ terang M. Irian Nasution.(darwis)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: