Mengaku Yayasan Sosial, KTP Warga Dijual Belikan

Mengaku Yayasan Sosial :

KTP Warga Diduga Diperjual Belikan

Darwis >> Langkat

Lagi-lagi masalah kartu tanda penduduk (KTP) yang digunakan oleh para balon Bupati Langkat menuai masalah. Setelah beberapa waktu lalu KTP ganda ditemukan pada setiap balon independen, kini KTP dukungan untuk calon yang sama terindikasi diperjual belikan oleh oknum-oknum tertentu kepada balon Bupati dari independen tadi.

Seperti yang dialami Alinafiah (56) dan Syofiah (52) warga Dusun Ampera I, Desa Stabat Lama, Langkat, mengaku kalau foto copy KTP mereka disalah gunakan oleh salah satu pasangan balon independent/perseorangan, sehingga mereka mengaku keberatan dengan disalahgunakannya KTP mereka itu.

“Beberapa waktu lalu, memang ada oknum yang mengaku dari Yayasan Surya Terang Mandiri meminta foto copy KTP kami, namun alasan mereka meminta foto copy KTP tersebut, bukan untuk mendukung salah satu balon, tetapi untuk dipergunakan sebagai kepentingan sosial,” ketus kedua warga ini.

Terungkapnya permasalahan ini menurut mereka, berawal dari kedatangan tim PPS yang mendata diri mereka dengan memperlihatkan foto copy KTP tersebut, padahal keduanya tak pernah memberikan foto copy KTP itu untuk mendukung salah satu balon Bupati Langkat. “Kami sama sekali tidak ada menanda tangani surat pernyataan dukungan kepada salah satu balon Bupati Langkat,” tegasnya.

Akibat maraknya KTP warga yang disalahgunakan itu, sebagian warga mengaku keberatan dengan tercantumnya nama mereka di salah satu balon independen, sehingga mereka mengharapkan kepada KPUD Langkat, untuk lebih jeli menilai balon independent dalam mengikuti ajang Pilkada Langkat Oktober mendatang.

“Untuk itu diharapkan kepada KPU Langkat agar benar-benar meneliti kebenaran dan keabsahan jumlah dan daftar nama pendukung yang terdapat pada foto copy KTP, sebagaimana peraturan Komisi Pemilihan Umum No.15 tahun 2008, tentang pedoman teknis tata cara pencalonan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah,” tegas keduanya.

Sementara itu, Kabag Humas KPUD Langkat, saat dikonfirmasi melalui telpon genggamnya, Selasa (8/7) mengaku, permasalahan ini memang sangat memprihatinkan, namun masyarakat tak perlu takut dengan hal itu, karena jika warga keberatan namanya tercatut dalam dukungan salah satu balon independen, maka dapat mengisi blanko keberatan yang ada di PPS.

“Jika memang warga merasa keberatan dengan ditemukannya nama mereka pada salah satu balon independent, maka mereka dapat mengisi blanko yang disebut P-9 yang berisi pernyataan keberatan, sehingga PPS dapat langsung mencoret nama mereka pada berkas dukungansalah satu balon independent tersebut,” ujar Mirzal.(darwis)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: