18 PAC-PBR Langkat Ancam Mundur

Tak Menjagokan Kadernya :

18 PAC-PBR Langkat Ancam Mundur

 

Darwis >> Langkat

 

Menyusul indikasi DPP dan DPW tak menjagokan kadernya sendiri di Pilkada nanti, kubu DPC Partai Bintang Reformasi (PBR) Kab Langkat memanas. Hebatnya lagi, 18 PAC mengancam mundur jika kenyataan tersebut terbukti. Penegasan itu dikemukakan oleh salah seorang Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PBR Kec Secanggang Abd Khalis, kemarin (29/7), di Sekretariat Partai tersebut.

 

Bahkan disebutkannya, hal itu merupakan hasil keputusan bulat setelah melaksanakan rapat harian DPC dan PAC se-Kab Langkat beberapa hari sebelumnya. “Apabila, kader sendiri yakni Ketua DPC kita tidak dimajukan dalam pilkada mendatang, maka keputusan yang sudah kita sepakati kemarin akan berjalan. Dari 22 PAC yang ada, 18 diantaranya sudah siap mundur,” kata Khalis.

 

Khalis menuturkan, Ketua DPC PBR Kab Langkat H Alfihan Nur SE yang telah mengikuti berbagai proses untuk dapat bertarung di pemilihan bupati periode 2009-2014, sepertinya akan ditinggalkan oleh DPP maupun DPW dengan menggandeng jago lain yang bukan kader sendiri. Jadi, sambung dia, kenapa DPP serta DPW masih saja membuat kebijakan untuk menggelar penjaringan sekaligus fit prover test kepada calon jika tetap saja mengambil jago lain. Sikap tersebut bukan saja sangat mengecewakan, tetapi memberi arti bahwa pengurus yang ada tak pernah percaya kemampuan kadernya sendiri.

 

“DPP maupun DPW yang selama ini merasa dirinya jago berpolitik, kenapa tidak memikirkan kekuatan arus bawah. Aspirasi yang kita munculin harusnya mereka perhitungkan dan pantas dikedepankan. Sebab, garis partai belum tentu dapat dimaksimalkan jika grass roadnya tidak diperhatikan,” tegas dia.

 

Menyikapi ancaman tersebut, Ketua DPC PBR Kab Langkat H Alfihan Nur merasa wajar sikap yang diperlihatkan para kader tersebut. Pasalnya, kader merasa dibohongi dengan adanya titipan pihak luar ke dalam tubuh partai mereka guna menetapkan jagonya ke pesta dmokrasi. “Apabila partai yang berbasis Islam ini takut pada pesanan pihak luar, maka eksistensinya sudah tidak dapat dihandalkan lagi,” ujar Alfihan.

 

Alfihan pun berpendapat, sikap kader sebagai akar rumput merupakan bentuk dari demokrasi. Jadi, pengurus jangan pernah bermimpi memaksakan kebijakan karena kekuatan yang sebenarnya ada di garis bawah. Kondisi demikian, semestinya menjadi pelajaran bagi pengurus. Anggota Komisi I DPRD Kab Langkat ini menegaskan, bagaimana mungkin rakyat dapat percaya dengan suatu partai jika saja nasib kadernya tidak dapat diperjuangkan dalam berbagai hal termasuk Pilkada.  ” ujar Alfihan dengan nada kecewa.(darwis)

 

Satu Tanggapan

  1. dah merambah ke blog bos…..mantap kaleeee…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: